Uncategorized

Berhenti Sejenak

Kemarin teman2 cerita akan kehebatan seseorang atas prestasinya yg luar biasa. Kagum! 😱 ditambah lagi tadi aku abis liat2 youtube ceritanya.

Hasil streaming, aku nonton cerita2 orang keren spt wanita berpenghasilan 500 juta perbulan, org yg mampu membeli barang2 mewah, jalan2 ke luar negeri setiap hari, menjuarai berbagai kompetisi, lulus PhD sebelum 30 tahun, dan banyak hal luar biasa lain.
Aku mengapresiasi penuh mereka, pastinya! πŸ‘πŸ˜

Ketika itu juga aku menyadari bahwa sekarang kita hidup di zaman penuh apresiasi. Kita hidup di zaman banyak orang berbagi atas perjuangannya dalam pendidikan, bisnis, atau karirnya.

Tapii… Aku coba berhenti sejenak.
Bagaimana jika aku mulai mengapresiasi sebuah proses, apapun hasilnya?

Untuk mereka yang berbulan2 bimbel tapi belum mendapatkan kampus impian
mereka yang belajar siang malam tapi IPK masih dibawah 3,
mereka yang selalu berusaha ceria hidup tanpa orang yang dicinta,
mereka yang mencoba puluhan lomba tapi belum juga juara,
mereka yang menunda prestasinya untuk berbisnis menghidupi keluarga,
mereka yang bermalam2 membuat esai namun belum juga lolos beasiswa,
mereka yang berlapang dada setiap hari berada pada tempat yg tidak diharapnya,
mereka yang meninggalkan kesibukan ormawa demi bekerja part time untuk menunjang hidupnya,
mereka yang berjuang melawan pikirannya sendiri karena merasa kehidupannya selalu berat dan tak berdaya,
dan masih banyaaak lagi.

Mereka tidak kalah keren, loh!! Seperti halnya orang2 yg merayakan keberhasilannya, perjuangan mereka sama. Penuh keringat, air mata. Beda hanya di ceritanya, dan pada endingnya.

Dan sekarang aku sangat mengapresiasi mereka2! πŸ‘β€β€ Dan tenang saja, ada hal baik yang Tuhan telah siapkan 😊 percayalah.

Tapi intinya tetaplah berjuang! Kamu berharga! Barakallahu fiik 😘

Karena untuk merasa bahagia, kamu hanya perlu pengakuan dari diri sendiri, tidak perlu pengakuan seluruh dunia.


Yossinta Rahmandanti Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *